bila ternampak di hadapan
gambaran cantik tapi jauh
terbahang kepanasan itu
di kala berusaha mengejar
bila tiada berdaya lagi
yang dikejar terlepas
yang terpandang suram
samar berbalang-balang
bila tiada iman yang murni
yang suram itu mula dicari
yang samar cuba diterangi
kebenaran hilang dilupai
bila hadir sang penegak
membawa dalil bernaqli
yang aqli digandingkan
memutar isi yang tepat
memisahkan yang salah
menzahirkan yang benar
bila yang jahil berkuasa
yang nampak hanya pahala
yang utama gelap dibutakan
yang samping terang di nyatakan
sedangkan mengundang dosa
tiada berasa amalnya tersalah
amalan mengghairah iblis
lalu bernyanyi menghasut lagi
bila sang penegak berbicara
mata-mata terbeliak jelek
dalam hati kian membengkak
sudah datang pemecah agama
nasihat itu tiada dipandang
ulama duitan mula mencanak
berlipur cerita reka-rekaan
sang penegak jauh tertendang
bila lah lagi akan pandang
selagi yang utama itu
diringan-ringankan
Bila kita memandang orang lain dengan pandangan yang hina masakan kita akan dipandang mulia oleh orang lain....... Bersangka baik itu sikap yang terpuji...................... Kita semua diberikan akal yang sempurna, gunakanlah ia dengan sewajarnya, kita diberikan ilmu untuk mencari kebenaran, kenapa pula kita lebih suka memilih bertaqlid pada perkara yang tidak seharusnya bertaqlid!!
Sunday, May 27, 2012
KEJAR LAH YANG UTAMA
Monday, May 14, 2012
BISIKAN DUSTA
kali pertama kita berjumpa
berseri indah menghias hati
senyum manis mu menawan
lirik mata mu mempesona
aku terleka dalam khayalan
kita berdua saling bercinta
khabar diri mu kau sampaikan
tatkala kita berjauhan seketika
terasa diri ku tidak dipersia
bagi mu aku lah teman bicara
pabila hati berputik cinta
rindu pada mu sangat ku rasa
siang dan malam tiada bezanya
hanya nama mu ku puja-puja
rupanya ayat mu berbunga sedih
tersusun indah madah merintih
tertipu aku mengundang pedih
jiwa sengsara merinduimu kasih
kalau ku tahu begini akhirnya
tidak ku rayu tidak ku damba
mencintai mu hanya sia-sia
bisikan rindu mu dusta semata
berseri indah menghias hati
senyum manis mu menawan
lirik mata mu mempesona
aku terleka dalam khayalan
kita berdua saling bercinta
khabar diri mu kau sampaikan
tatkala kita berjauhan seketika
terasa diri ku tidak dipersia
bagi mu aku lah teman bicara
pabila hati berputik cinta
rindu pada mu sangat ku rasa
siang dan malam tiada bezanya
hanya nama mu ku puja-puja
rupanya ayat mu berbunga sedih
tersusun indah madah merintih
tertipu aku mengundang pedih
jiwa sengsara merinduimu kasih
kalau ku tahu begini akhirnya
tidak ku rayu tidak ku damba
mencintai mu hanya sia-sia
bisikan rindu mu dusta semata
Subscribe to:
Posts (Atom)