Bila kita memandang orang lain dengan pandangan yang hina masakan kita akan dipandang mulia oleh orang lain....... Bersangka baik itu sikap yang terpuji...................... Kita semua diberikan akal yang sempurna, gunakanlah ia dengan sewajarnya, kita diberikan ilmu untuk mencari kebenaran, kenapa pula kita lebih suka memilih bertaqlid pada perkara yang tidak seharusnya bertaqlid!!
Tuesday, April 24, 2012
KUALA BESUT & CHERATING (Mac 2011)
Monday, April 23, 2012
BICARA RINDU ILAHI
BANYAK LIDAH MEMPERKATA
BANYAK BISIKAN BERBICARA
BANYAK JENAKA MEMPERSENDA
BANYAK KIASAN KATA PUJANGGA
BILA HATI MEKAR BERBUNGA
TERJENTIK DIUSIK LATAH TERNGADAH
TERUKIR MANIS SEULAH SENYUMAN
GELORA DI JIWA TERHEMPAS-HEMPAS
PUNDAK BERANGAN MADAH CINTA
RINDU BERBISIK MENGIRIM PESAN
NAMA MU UTUH TERPAHAT KEJAP
BASAH LIDAH IKRAR BERSAHUT
TIADA LUPA TERLEKA NAN SESAAT
JANJI TERUKIR TERSEMAT DI KALBU
HANYA PADA MU HATIKU BERSATU
LAUTAN DALAM KE DASAR SERU MU
GUNUNG TINGGI KE PUNCAK LAUNG MU
SEHAMPAR BUMI TERSEBAR KASIH MU
SEMERAH API TERBAHANG HUKUM MU
SEDALAM LEMBAH TERJUNAM SUARA MU
BILA RINDU KIAN BERPUTIK
HARTA DI MATA JAUH BERTAHTA
HIASAN JIWA TERARAH KE SANA
CINTA HAKIKAT MAKIN MELEKAT
RINDU AKHIRAT KIAN MENDEKAT
BANYAK BISIKAN BERBICARA
BANYAK JENAKA MEMPERSENDA
BANYAK KIASAN KATA PUJANGGA
BILA HATI MEKAR BERBUNGA
TERJENTIK DIUSIK LATAH TERNGADAH
TERUKIR MANIS SEULAH SENYUMAN
GELORA DI JIWA TERHEMPAS-HEMPAS
PUNDAK BERANGAN MADAH CINTA
RINDU BERBISIK MENGIRIM PESAN
NAMA MU UTUH TERPAHAT KEJAP
BASAH LIDAH IKRAR BERSAHUT
TIADA LUPA TERLEKA NAN SESAAT
JANJI TERUKIR TERSEMAT DI KALBU
HANYA PADA MU HATIKU BERSATU
LAUTAN DALAM KE DASAR SERU MU
GUNUNG TINGGI KE PUNCAK LAUNG MU
SEHAMPAR BUMI TERSEBAR KASIH MU
SEMERAH API TERBAHANG HUKUM MU
SEDALAM LEMBAH TERJUNAM SUARA MU
BILA RINDU KIAN BERPUTIK
HARTA DI MATA JAUH BERTAHTA
HIASAN JIWA TERARAH KE SANA
CINTA HAKIKAT MAKIN MELEKAT
RINDU AKHIRAT KIAN MENDEKAT
Friday, April 20, 2012
TRIP KE LAUT
KELONG TELOK GONG
KEM BESTARI SOLAT KALI PERTAMA 2012
Tuesday, March 20, 2012
Siaran Kali ke-2
Bicara Kesufian
Rindunya hatiku pada zatmu,
Lekanya aku pada namamu,
semadi aku dalam sifatmu,
Dimataku tiada dunia,
Dibibirku tiada nista,
Dihatiku tiada leka,
Dijiwaku tiada duka,
Kananku penuh pancaroba,
Depanku penuh noda-noda,
Kiriku penuh tipudaya,
Belakangku penuh hilai tawa,
Aku hanyut di alam syuhud,
Aku rebah di dalam sujud,
aku khayal ke alam malakut,
Aku hancur di dalam jabarut,
Bicaraku dalam makrifat,
Gembiraku dalam hakikat,
Terbawaku dalam tarikat,
Semadiku dalam zat dan sifat.
30 Mei 2004
03.18 pagi
Saturday, March 17, 2012
SUKAN TAHUNAN SKTP 2011
Saturday, March 10, 2012
Pada Renungan Ku Jatuh Cinta
Renungan matamu
Tajam menusuk kalbu
Langkahku kaku terhenti
hatiku terpaut kasih
Getaran rasa mula terpancar
Kian membakar membahang di jiwa
Kali pertama mata terpandang
Senyum mu mekar meruntun jiwa
Hati berbunga hajat terpasang
Bagaikan bulan mengambang terang
Kita berdua bersinar harapan
Kasihku,
Pandanglah,
Rasakan debaran hatiku,
Betapa aku inginkan dirimu
Dalamnya rinduku
Sedalam hasrat kemahuanku
Pastinya kau kan tahu
seikhlas hati
Ku mencintaimu
Datanglah
Kemarilah sayang
Bersama ku di sini
Hanya kita berdua
Memadu hangatnya cinta
Dalam pelukan kasih
Cinta kita bersemi
Kita layarkan bersama
Bahtera kebahagiaan
Menongkah teguh deras asmara
Meniti hidup usia berganjak
Kita di sini cinta berpadu
Tetap bersama selama-lamanya
Tajam menusuk kalbu
Langkahku kaku terhenti
hatiku terpaut kasih
Getaran rasa mula terpancar
Kian membakar membahang di jiwa
Kali pertama mata terpandang
Senyum mu mekar meruntun jiwa
Hati berbunga hajat terpasang
Bagaikan bulan mengambang terang
Kita berdua bersinar harapan
Kasihku,
Pandanglah,
Rasakan debaran hatiku,
Betapa aku inginkan dirimu
Dalamnya rinduku
Sedalam hasrat kemahuanku
Pastinya kau kan tahu
seikhlas hati
Ku mencintaimu
Datanglah
Kemarilah sayang
Bersama ku di sini
Hanya kita berdua
Memadu hangatnya cinta
Dalam pelukan kasih
Cinta kita bersemi
Kita layarkan bersama
Bahtera kebahagiaan
Menongkah teguh deras asmara
Meniti hidup usia berganjak
Kita di sini cinta berpadu
Tetap bersama selama-lamanya
Sunday, February 12, 2012
RINDU PALSU
Di saatku bersendrian di sana
Jiwa melayang hati bergenang
Kenangan indah aku dan dia
memadu asmara angan terpasang
Tiap saat hati merindu
Janji terukir manis bermadah
Tiada yang lain untuk ditunggu
Namamu dihati terpahat sudah
Rupanya itu hanya sementara
Janji dulu tinggal janji
Aku cuma jadi pengantara
Bila hadir insan yang dicari
Di mana silapnya pada diriku
Kemana hilangnya janji setia
Kenapa tergamak aku ditipu
Sampai kau sanggup aku teruka
Jiwa melayang hati bergenang
Kenangan indah aku dan dia
memadu asmara angan terpasang
Tiap saat hati merindu
Janji terukir manis bermadah
Tiada yang lain untuk ditunggu
Namamu dihati terpahat sudah
Rupanya itu hanya sementara
Janji dulu tinggal janji
Aku cuma jadi pengantara
Bila hadir insan yang dicari
Di mana silapnya pada diriku
Kemana hilangnya janji setia
Kenapa tergamak aku ditipu
Sampai kau sanggup aku teruka
FAJAR KEHIDUPAN
Di malam ini
Aku seorang diri
Menunggu waktu
Hadirnya fajar
Kerlip bintang di langit
gemerlapan bercahaya
Menyinari alam di kala kelam
Menjadi hiasan ukiran alam
Di kehidupan ini
Aku tercari-cari
Jalan yang terang
Jalan kebahagiaan
Jalan kejayaan
Simpang yang ditempohi
Sangat menggongcang
Menggugat jiwa
Menggoda hati
Tatkala mata tergoda
Nafsu membisik
Langkah ku buta
Lupa usul diri
Pabila fajar menyinsing
Gelap dan terang bersilih
Nyawa berganjak
Bilakah tibanya ajal
Diri tersentak
Langkah terhenti
Mulut terkunci
Hati membisik
PadaMu Ilahi
Ku berserah diri
Aku seorang diri
Menunggu waktu
Hadirnya fajar
Kerlip bintang di langit
gemerlapan bercahaya
Menyinari alam di kala kelam
Menjadi hiasan ukiran alam
Di kehidupan ini
Aku tercari-cari
Jalan yang terang
Jalan kebahagiaan
Jalan kejayaan
Simpang yang ditempohi
Sangat menggongcang
Menggugat jiwa
Menggoda hati
Tatkala mata tergoda
Nafsu membisik
Langkah ku buta
Lupa usul diri
Pabila fajar menyinsing
Gelap dan terang bersilih
Nyawa berganjak
Bilakah tibanya ajal
Diri tersentak
Langkah terhenti
Mulut terkunci
Hati membisik
PadaMu Ilahi
Ku berserah diri
Subscribe to:
Posts (Atom)





