Bila kita memandang orang lain dengan pandangan yang hina masakan kita akan dipandang mulia oleh orang lain....... Bersangka baik itu sikap yang terpuji...................... Kita semua diberikan akal yang sempurna, gunakanlah ia dengan sewajarnya, kita diberikan ilmu untuk mencari kebenaran, kenapa pula kita lebih suka memilih bertaqlid pada perkara yang tidak seharusnya bertaqlid!!
Tuesday, May 23, 2017
Lagu sedih : Akhir Usiaku
Sunday, May 21, 2017
DIA YANG MENGHILANG
Dah lama menghilang
Masih aku menanti
Entah sampai bila
Mungkin sehingga aku lupa
Setelah minda tiada daya
Badan dan jiwa yang berusia
Masih aku menanti
Entah sampai bila
Mungkin sehingga aku lupa
Setelah minda tiada daya
Badan dan jiwa yang berusia
Tuesday, May 9, 2017
HADIAH TERAKHIR
Tiada maknanya lagi
Sudah berakhir
Terima kasih
Wednesday, May 3, 2017
Bola Baling
Tuesday, May 2, 2017
APA JUA KEADAAN AKU TETAP AKU
ANAK DARA AMBO
Wajah Kuyu Di Suatu Masa Dulu
Monday, May 1, 2017
AKU HANYA PERINDU
Engkau terlalu istimewa
Di mataku Kau yang terbaik
Sepanjang perkenalan ini
Tingkahmu meruntun hati
Aku yang terlalu merindui
Namun dirimu bukan untukku
Dirimu selayaknya untuk dia
Aku ini bukannya sesiapa
Bukan sebagai tandingannya
Sesungguhnya Aku tidak layak
Biarlah Aku jadi pemerhati
Menjadi sang perindu wajahmu
Mengintaimu di kala rindu
Tatkala aku mengenangkan
Sungguh aku rindu padamu
Rindu untuk bersamamu
Di mataku Kau yang terbaik
Sepanjang perkenalan ini
Tingkahmu meruntun hati
Aku yang terlalu merindui
Namun dirimu bukan untukku
Dirimu selayaknya untuk dia
Aku ini bukannya sesiapa
Bukan sebagai tandingannya
Sesungguhnya Aku tidak layak
Biarlah Aku jadi pemerhati
Menjadi sang perindu wajahmu
Mengintaimu di kala rindu
Tatkala aku mengenangkan
Sungguh aku rindu padamu
Rindu untuk bersamamu
Wednesday, August 31, 2016
AKU SENTIASA MENGINTAI
AKU SENTIASA MENGINTAI
Setiap kali terpandang
Tatkala bertentangan mata
Seketika kau tersenyum
Sesekali kau termenung
Aku sentiasa mengintai
Merenung dan menghayati
Keindahan seraut wajah
Kejernihan sepasang mata
Keayuan dan kemanisan
Aku sentiasa mengintai
Sebalik cawan di atas meja
Agar dapat menatap wajahmu
Makin sering ku pandang
Menusuk tajam ke dalam jiwa
Aku sentiasa mengintai
Biarpun kau tiada di mata
Walau jauh seberang sana
Wajahmu sentiasa di mataku
Yang telah menetap di jiwaku
Tuesday, August 23, 2016
AKU ANAK KAMPUNG DEWAN
Di tanah ini aku membesar
Di kebun ini aku memanjat
Di padang ini aku berlari
Di sawah ini aku berkubang
Di sungai ini aku
berenang
Di SK DEWAN BESAR
Bermulanya langkahku
Belajar mengenal huruf angka
ABC 123 disebut
berlagu
Bersama teman menimba
ilmu
Pemandangan nyaman dan permai
Sawah padi nun jauh menghijau
Ternakan meliar melata di jalanan
Tiba waktunya beduk berbunyi
Pemandangan nyaman dan permai
Sawah padi nun jauh menghijau
Ternakan meliar melata di jalanan
Tiba waktunya beduk berbunyi
Sayup mendayu seruan
azan
Tatkala alam berganjak
senja
sesekali gendang diketuk dipalu
Serunai usang merdu beralun-alun
Langkah pendekar kemas berpencak
Di gelanggang ini lincah bersilat
Anak-anak kampung Dewan
Terhias budaya jiwa berseni
Mengalir deras di urat
darah
Berbicara terselit
kesantunan bahasa
Pada yang tua
berbahasa “ambo”
Pada kenalan
digelarkan “kaing”
Pada yang muda
ditujukan “diri”
Dalam kumpulan
digunakan “kemo”
Anak-anak kampung
Dewan
Pemuda gagah berselit
badik
Pantang dicabar amarah terusik
Cepat mencabar bila dijentik
Maruah pahlawan pantang dicarik
Titisan darah berjiwa merdeka
Berhati tegar panas membara
Penjajah bangsa dihina-hina
Biarpun mereka satu bahasa
MERDEKA MERDEKA MERDEKA
Pantang dicabar amarah terusik
Cepat mencabar bila dijentik
Maruah pahlawan pantang dicarik
Titisan darah berjiwa merdeka
Berhati tegar panas membara
Penjajah bangsa dihina-hina
Biarpun mereka satu bahasa
MERDEKA MERDEKA MERDEKA
KAMPUNGKU TANAH AIR
TERCINTA
Subscribe to:
Posts (Atom)



